Translate

Search

Selasa, 13 Mei 2014

When You Pray, Expect the Unexpected
 
 
 
 
 
 



Scripture: “He was in the world, and the world was made through Him, and the world did not know Him. He came to His own, and His own did not receive Him.” John 1:10-11

Our Father Knows Best

Sometimes God gives us exactly what we ask for, when we ask for it. But when His answers don’t come right away, it’s often because He has something much better for us. This series discusses some of the many ways God answers prayer.

A Dime Now or a Dollar Later

Many years ago, a wise man offered his two beloved nephews a gift: A dime today, or a dollar next week. The younger boy took the dime and ran to the store to buy a handful of candy. The older nephew’s mouth watered as he watched his brother enjoy the sweets, but he waited patiently for the week to pass. He received the promised dollar, and bought a toy that he enjoyed for a long time afterward.
This story illustrates how God may hold back something we want, or give us something different, which in the long term will prove to be much better. He tells us that “My ways are higher than your ways, and My thoughts higher than your thoughts” (Isaiah 55:9). God’s “yes” to your prayer might look very different from what you expect.

How God Answered “Yes” Unexpectedly

God revealed Himself to the Israelites, and promised a Messiah, who would deliver His people. They expected a political saviour, who would restore the physical nation of Israel, overcome its oppressors, and draw people from every nation to God. When Jesus was betrayed and turned over for execution to the Romans (the very ones they wanted to be delivered from), the hopes of the Jews were dashed.
But God had an even greater plan, to meet the needs and conquer the enemies of ALL people. God’s plan was for “reconciling the world to himself, no longer counting people’s sins against them” (2 Corinthians 5:19). Scripture promised, “He will remove the cloud of gloom... that hangs over the earth. He will swallow up death forever!” (Isaiah 25:7-8).
God’s plan for the world goes beyond human politics, includes ALL nations (not just Israel), and can set ALL people free from sin and death. His answer to their prayers was not what Israel expected, but in fact was far better. His “yes” answer to your prayers might also be beyond what you can imagine.

Rabu, 23 April 2014

Berhasil kah utk lembaga publik menjalankan metode McKinsey 7-s framework?

 Kerangka kerja 7S-McKinsey harus dipikirkan sebagai satu kesatuan dari tujuh kompas. Apabila ketujuh hal tersebut saling terkait, lembaga publik akan terbentuk dengan baik. Namun saya lebih menyoroti variabel McKinsey pada “Style” (gaya manajemen organisasi). Faktor budaya di dalam organisasi, yaitu nilai-nilai budaya yang berkembang dalam organisasi dapat dijadikan sebagai suatu pedoman perilaku dan gaya kerja. Hal ini tidak kalah penting dan mendasar dari variabel lainnya.
Era modern seperti sekarang ini sudah banyak terungkap kasus-kasus tercela di dalam lembaga publik, dalam hal ini kasus korupsi. Tidak dapat dipungkiri lembaga publik telah menjadi sorotan masyarakat. Masyarakat awam tentunya menilai pejabat publik/birokrat dengan buruk, apalagi jika mereka menilai dari sisi akademik pejabat publik/birokrat, dalam hal ini almamater kampus mereka. Tentunya hal ini menjadi citra buruk juga bagi almamater yang dicap “kampus pencetak koruptor”. Secara tidak langsung orang lain yang berkuliah di kampus tersebut juga dicap demikian. Tentu hal ini tidak etis mengingat tidak semua orang berperilaku korup. Tidak boleh begitu saja men’generalisasi’ seseorang secara demikian.
Jika ditanya apakah berhasil dijalankannya metode McKinsey 7-s framework dalam lembaga publik, saya jawab belumkarena dalam fakta di lapangan, hampir semua lembaga publik dari atas hingga tingkat terbawah sudah digerogoti sifat korup.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentu tidak sanggup sendirian memberantas korupsi di negeri ini. Seluruh masyarakat perlu ikut berkontribusi di dalamnya. Belakangan kasus korupsi yang dikaitkan pada mantan jendral pajak berinisial ‘HD’ menunjukkan kasus yang sepertinya dinilai ‘usang’  karena terjadi pada awal era 2000an lalu pun masih bisa diketahui penyelewengan jabatannya. Hal ini sejalan dengan pepatah “sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga”.
Dalam pengandaian saya, jika seorang anak kecil sudah melakukan korupsi kecil, maka ada kemungkinan setelah ia dewasa akan melakukan korupsi yang besar (misal kalau bekerja di lembaga publik). Sejalan dengan bahasan di atas tadi, jika sifat korup sudah menjalar hingga akar pemerintahan, maka variabel McKinsey “Style korup” akan menjadi gaya manajemen lembaga publik yang bobrok.

Minggu, 20 April 2014

Kesaksian 15 April 2014
Shalom!
Pagi itu saya beribadah Jumat Agung. Bahagia rasanya hidup beribadah didalam KRISTUS. Waktu itu saat pujian penyembahan saya meresapi kata demi kata lagu pujian yang dinyanyikan, sambil memanggil Yesus saya merasakan hadiratNYA yang luar biasa sambil mengakui dosa-dosa saya dihadapanNYA. Tiba-tiba saja badan saya terasa kaku, sulit untuk digerakkan, melipat tangan saja susah rasanya. Saya merasa iblis sedang menggoncang saya, iblis takut saya bertobat! Belum pernah sebelumnya saya merasakan goncangan seperti itu. Dalam keadaan seperti itu saya terus memanggil Nama Yesus, Yesus, Yesus. Beberapa menit setelah itu, akhirnya saya dibebaskan TUHAN dari keadaan kaku seperti itu. Saya percaya saya telah menang didalam KRISTUS YESUS. Haleluya!

In English
Testimony 15 April 2014 
Shalom! 
I worship that morning Friday. Feels happy to live godly in Christ. That time when I praise worship permeates verbatim hymns are sung, while I felt the presence of Jesus calling incredible while acknowledging my sins before him. Suddenly my body feels stiff, difficult to move, just fold your hands it feels hard. I felt the devil was rocked me, the devil scared me repented! Never before I felt like it was shaking. In such circumstances I kept calling the name of Jesus, Jesus, Jesus. A few minutes after that, I finally released the Lord of such a rigid state. I believe I have won in CHRIST JESUS​​. Hallelujah!

Minggu, 13 April 2014

ONE WAY - Hillsong United

Intro : B G# F# E

B G# F# E
I lay my life down at Your feet
'Cause You're the only one I need
I turn to You and You are always there
In troubled times it's You I seek
I put You first that's all I need
I humble all I am, it's all to You


B F# G# E
One way, Jesus
You're the only one that I could live for
One way, Jesus
You're the only one that I could live for
B G# F# E
You are always, always there
Every how and every where
Your grace abounds so deeply within me
You will never ever change
Yesterday today the same
Forever till forever meets no end
B F# G# E
One way, Jesus
You're the only one that I could live for(4x)

B F# G# E G# F# E
You are the Way, the Truth and the Life
We live by faith and not by sight for You,
We're living all for You(×4)

B F# G# E
One way, Jesus
You're the only one that I could live for(4x)

Senin, 10 Maret 2014

Bahaya Menggunakan IDM Crack atau Keygen

Menggunakan IDM crack / bajakan memang menyenangkan karena dapat menggunakan Internet Download Manager tanpa harus bayar alias gratisan. Tapi banyak user tidak menyadari bahaya yang mengancam jika menggunakan IDM gratisan yang bajakan.
Logikanya, IDM adalah software berbayar, apakah ada orang yang mau membagikan gratis secara sukarela padahal IDM yang dipake beramai-ramai akan diblokir. Tentunya tidak! si penyebar IDM gratisan ini pasti sudah memiliki tujuan tertentu yang bis jadi sangat membahayakan identitas pribadi dan investasi Anda!
Banyak pihak yang menyebarkan IDM full secara gratisan disertai dengan file berisi serial number atau patch atau crack. Hal ini karena IDM adalah salah satu software paling laris di dunia. Biasanya IDM seperti ini akan dikemas dalam file rar yang di dalamnya berisi berbagai file tambahan. yang mengandung spyware atau virus!
Apa saja bahaya menggunakan IDM bajakan/crack?
  1. IDM disertai dengan file yang mengandung virus
  2. IDM disertai dengan file yang berisi spyware. Spyware biasanya terkandung dalam file crack atau patch, jika sampai terinstall maka dia akan menyusup ke sistem komputer dan akan menjelajah isi komputer Anda kemudian mencuri data-data pribadi seperti serial software, data bank, kartu kredit, termasuk account premium (userlogin dan password) yang anda biasa gunakan!
  3. IDM sudah disertai script tertentu yang jika digunakan mendownload dari filehoster maka akan menyedot bandwidth secara membabi buta. Hal ini selain menghabiskan kuota download Anda, lebih jauh dari itu, Anda akan dibanned / diblokir oleh penyedia filehoster karena menganggap account telah digunakan banyak orang dan mengancam keamanan bandwidth filehoster yang bersangkutan.
  4. IDM bajakan tidak bisa digunakan untuk mendownload dari beberapa filehoster tertentu terutama filehoster yang selalu mengupdate teknologinya.
Harga IDM original sangat murah, hanya 200-300 ribu saja dan berlaku seumur hidup! Itu jauh lebih murah dibandingkan jika Anda kehilangan banyak account premium yang dicuri. Jadi, kenapa masih mau mengambil resiko?

Sabtu, 22 Februari 2014

RAHASIA BESAR DI BALIK TSUNAMI ACEH 2004



* Salam sejahtera dalam kasih yesus
Rahasia Besar di Balik Tsunami Aceh 2004
Bencana Raya Tsunami Aceh 2004 sudah lama berlalu, tapi tak seorangpun yang akan pernah melupakannya. Prahara itu setara dasyatnya dengan Bom Hiroshima dalam catatan sejarah bumi ini.
Sampai kapanpun orang tidak akan pernah lupa pada Tsunami Aceh, dan seluruh umat manusia, keturunan demi keturunan, akan terus mengenangnya.
Orang akan tetap mengingatnya sebagai bencana alam terbesar sepanjang zaman modern.
Tak seorangpun yang akan lupa betapa stasiun-stasiun TV menayangkan video-video mengerikan: mayat-mayat manusia bergeletakan tak berarti di jalan-jalan, di trotoar, di lapangan, di selokan-selokan, tergantung di tiang listrik, di atas pohon dan tempat-tempat lain.
Para reporter melaporkan langsung dengan berdiri di sekitar tumpukan mayat berserakan, bagai tumpukan ikan di pasar ikan.
Tapi adakah yang tahu rahasia besar di balik peristiwa dasyat itu? Sekaranglah saatnya rahasia itu diungkapkan secara luas, agar menjadi peringatan besar bagi dunia, sama seperti Bahtera Nuh menjadi peringatan akan bengisnya murka Allah atas manusia di jaman itu.
Berikut ini saya salin dari catatan harian saya dari tahun 2005 lalu.
“Tadi pagi saya mendengar cerita yang menggetarkan dari tante saya. Beliau adik perempuan ibu saya, yang baru tiba dari Pekan Baru-Riau beberapa hari lalu ke kota ini, untuk meninjau anaknya yang sekolah disini. Cerita itu terlalu mengguncangkan sampai saya merinding mendengarnya dan memutuskan untuk menulisnya disini. Beliau bercerita tentang sebuah peristiwa yang luput dari pers, yang menjadi awal dari bencana besar Tsunami Aceh 2004 lalu.
Tanggal 24 Desember 2004, sebuah jemaat gereja berjumlah kira-kira 400 jiwa di Meulaboh, Aceh Darussalam, sedang kumpul-kumpul di gedung gereja untuk persiapan Natal, tiba-tiba mereka didatangi segerombol besar massa berwajah beringas.
Mereka adalah warga kota, tetua-tetua kota, aparatur pemerintah serta polisi syariat. Massa ini dengan marah mengultimatum orang-orang kristen itu untuk tidak merayakan Natal.
Tetapi pendeta dan jemaat gereja itu mencoba membela diri, kurang lebih berkata: “Mengapa Pak? Kami kan hanya merayakan hari besar agama kami.
Kami tidak berbuat rusuh atau kejahatan kok. Acara besok untuk memuji dan menyembah Tuhan kok, Pak. Yakinlah, kami tidak akan mengganggu siapapun.”
Tetapi massa itu tidak menggubris dan kurang lebih berkata: “Sekali tidak boleh, ya tidak boleh! Ini negeri Islam! Kalian orang-orang kafir tidak boleh mengotori kota kami ini! Dengar, kalau kami membunuh kalian, tidak satupun yang akan membela kalian, kalian tahu itu!?”
Tetapi orang-orang kristen itu tetap berusaha membujuk-bujuk massa itu. Lalu massa yang ganas itu memutuskan begini: “Kalian tidak boleh merayakan Natal di dalam kota.
Kalau kalian merayakannya disini, kalian akan tahu sendiri akibatnya! Tapi kalau kalian tetap mau merayakan Natal, kalian kami ijinkan merayakannya di hutan di gunung sana!!”
Setelah mengultimatum demikian, massa itupun pergi. Lalu pendeta dan jemaat gereja itu berunding, menimbang-nimbang apakah sebaiknya membatalkan Natal saja, ataukah pergi ke hutan dan bernatal disana. Akhirnya mereka memilih pilihan kedua.
Lalu berangkatlah mereka ke hutan, di daerah pegunungan.
Di suatu tempat, mereka mulia membersihkan rumput dan belukar, mengikatkan terpal-terpal plastik ke pohon-pohon sebagai atap peneduh, lalu mulai menggelar tikar.
Besoknya, 25 Desember 2004, jemaat gereja itu berbondong-bondong ke hutan untuk merayakan Natal. Perayaan Natal yang sungguh memilukan sekali.
Mereka menangis meraung-raung kepada Tuhan, meminta pembelaanNya.
Sebagian besar mereka memutuskan menginap di hutan malam itu. Lalu pagi-pagi buta sekali, ketika hari masih gelap, istri si pendeta terbangun dari tidur.
Ia bermimpi aneh, membangunkan suaminya dan yang lain. Dalam mimpinya itu Yesus datang kepadanya, menghiburnya dengan berkata: “Kuatkanlah hatimu, hai anakKu. Jangan engkau menangis lagi. Bukan kalian yang diusir bangsa itu, tetapi Aku! Setiap bangsa yang mengusir Aku dan namaKu dari negeri mereka, tidak akan luput dari murkaKu yang menyala-nyala.
Bangunlah dan pergilah ke kota, bawa semua saudaramu yang tertinggal disana ke tempat ini sekarang juga, karena Aku akan memukul negeri ini dengan tanganKu!”
Lalu mereka membahas sejenak mimpi itu. Sebagian orang menganggap itu mimpi biasa, menenangkan si ibu pendeta dengan berkata kira-kira begini: “sudahlah Ibu, jangan bersedih lagi. Tentulah mimpi itu muncul karena ibu terlalu sedih”.
Tetapi sebagian lagi percaya atau agak percaya bahwa mimpi itu memang betul-betul pesan Tuhan. Akhirnya mereka memutuskan mengerjakan pesan seperti dalam mimpi itu.
Beberapa orang ditugaskan ke kota pagi buta itu juga untuk memanggil keluarga-keluarga jemaat yang tak ikut bernatal ke hutan.
Ketika pagi hari, sekitar pukul 7 s/d 8 pagi mereka semua telah berada kembali di pegunungan, mereka dikejutkan goncangan gempa yang dasyat sekali. Tak lama kemudian, peristiwa Tsunami Besar itupun terjadi.
Begitulah intisari cerita tante saya itu. Saya termangu-mangu, teringat pada peristiwa kebinasaan kota Sodom dan Gomora dimana Tuhan juga menyuruh semua orang percaya (keluarga Lot) keluar dari kota itu sebelum bencana itu terjadi.
Lalu saya tanya beliau dari mana tahu cerita itu. Tante saya mengatakan bahwa pendeta gereja yang selamat itu telah pergi kemana-mana, mempersaksikan kisah luar biasa itu ke gereja-gereja di seluruh Indonesia, termasuk ke gereja dimana tante saya beribadah, di Pekan Baru.
Saya tidak tahu kebenaran cerita tante saya itu, sebab dialah orang satu-satunya yang pernah bercerita begitu pada saya.
Itulah sebabnya saya tulis dulu di buku harian ini supaya saya tidak lupa dan supaya bila kelak saya telah mendengar cerita yang sama dari orang lain, barulah saya akan percaya dan akan saya ceritakan kepada sebanyak-banyaknya orang”.
Saudara dalam Yesus,
Beberapa waktu lalu, saya teringat pada catatan itu lalu terpikir untuk surfing di internet ini, apakah ada orang lain yang mendengar kesaksian yang sama. jika ada, berarti tante saya itu tidak membual pada saya, dan berarti peristiwa itu benar terjadi.
Lalu apa yang saya temukan? Saya BENAR-BENAR menemukannya setelah dengan susah payah membuka-buka banyak situs. Salah satunya saya temukan di pedalaman salib.net.
Itulah sebabnya catatan harian itu saya publikasikan di blog ini untuk saudara publikasikan lebih luas lagi ke seluruh dunia. Biarlah seluruh dunia tahu bahwa Tuhan kita Yesus Kristus adalah satu-satunya Tuhan dan Ia sungguh-sungguh HIDUP!
Haleluyah!!
Saya mengundang saudara untuk meninggalkan komentar, dan jika anda pernah mendengar kesaksian yang sama, mari saling menguatkan kesaksian ini.

sumber : http://jesusisloveus.blogspot.com/2011/03/kesaksian-28-rahasia-besar-di-balik.html